Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pelayanan Publik, Bawaslu Jembrana Dorong Birokrasi yang Adaptif

FOTO

Jembrana – Bawaslu Kabupaten Jembrana terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan adaptif melalui Rapat Implementasi Reformasi Birokrasi yang digelar pada Kamis (15/10/2026).

Ketua Bawaslu Jembrana, Made Widiastra, menegaskan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan perubahan budaya kerja yang dimulai dari kedisiplinan, peningkatan profesionalisme, pelayanan publik yang berkualitas, serta pemanfaatan digitalisasi dalam mendukung kinerja lembaga.

Anggota Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan reformasi birokrasi sebagai budaya kerja dengan mengikuti setiap arahan dan kebijakan secara konsisten sebagai wujud tanggung jawab aparatur negara.

Sementara itu, I Gusti Ngurah Agung Bagus Wirahadi menekankan bahwa reformasi birokrasi bertujuan membangun tata laksana organisasi yang lebih baik, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta menciptakan kepastian hukum yang jelas sehingga mampu menghadirkan kelembagaan Bawaslu yang semakin efektif dan terpercaya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Sekretariat Bawaslu Jembrana, I Gede Adi Putrayasa menyampaikan berbagai evaluasi terkait pelaksanaan WFH, fasilitasi pimpinan, serta pemenuhan sarana dan prasarana yang akan dilakukan secara bertahap guna mendukung optimalisasi kinerja sekretariat.

Melalui rapat ini, Bawaslu Kabupaten Jembrana berkomitmen terus melakukan pembenahan dan inovasi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, melayani, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat