Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jembrana Perkuat Pemahaman Kepemiluan, Kepada Penyandang Disabilitas di SLB Negeri 1 Jembrana

Foto

Bawaslu Jembrana Perkuat Pemahaman Kepemiluan, Kepada Penyandang Disabilitas di SLB Negeri 1 Jembrana

Jembrana — Bawaslu Kabupaten Jembrana memfasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan bagi penyandang disabilitas di SLB Negeri 1 Jembrana, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini melibatkan siswa tuna grahita, tuna rungu, dan tuna netra bersama guru pendamping.

Kegiatan dihadiri Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, S.E., M.M., M.H., Kepala SLB Negeri 1 Jembrana, serta para guru pendamping. Ketua Bawaslu Jembrana membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan kerja sama yang telah terjalin.

Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Jembrana, I Gusti Ngurah Agung Bagus Wirahadi, menyampaikan materi mengenai kepemiluan. Ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai kategori disabilitas karena berkaitan dengan penyediaan fasilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Pengelompokan kategori disabilitas sangat penting nantinya berkaitan dengan fasilitas di TPS supaya tepat bagi penyandang disabilitas sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Agung Bagus.

Sementara itu, Ketut Ariyani menekankan bahwa hak pilih merupakan hak seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Menurutnya, pemilih berkebutuhan khusus perlu terus didorong agar memahami dan menggunakan hak pilihnya dalam pelaksanaan Pemilu. “Masih ada pemilih berkebutuhan khusus yang belum menggunakan hak pilihnya. Karena itu, edukasi kepemiluan menjadi penting agar mereka memahami hak pilihnya dan tidak kehilangan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Pemilu.” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Jembrana bersama SLB Negeri 1 Jembrana mendorong penguatan pemahaman kepemiluan sekaligus perhatian terhadap kebutuhan pemilih penyandang disabilitas. Upaya ini menjadi bagian dari pengawasan dan pencegahan untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu dapat diakses oleh seluruh warga negara.