Dorong Penguatan Netralitas ASN, Melalui Konsolidasi Demokrasi di MAN 3 Jembrana
|
Jembrana, Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana, Made Widiastra, melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Madrasah Aliyah Negeri 3 Jembrana. Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai demokrasi pasca tahapan Pemilu dan Pemilihan, khususnya di lingkungan pendidikan. Rabu (22/4/2026)
Dalam diskusi tersebut, ditekankan bahwa konsolidasi demokrasi perlu dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kualitas demokrasi. Lingkungan sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada peserta didik, terutama sebagai pemilih pemula.
Selain itu, sinergi antara Bawaslu dan pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap proses kepemiluan, termasuk pentingnya pengawasan partisipatif. Peserta didik didorong untuk memiliki kesadaran akan peran masyarakat dalam menjaga integritas Pemilu.
Penguatan literasi demokrasi juga menjadi perhatian, dengan tujuan membentuk generasi muda yang kritis, bertanggung jawab, dan berintegritas. Dalam forum tersebut, disampaikan bahwa seluruh elemen sekolah, baik peserta didik maupun tenaga pendidik, dapat berperan sebagai bagian dari pengawasan partisipatif dengan tetap memahami mekanisme dan batasan yang berlaku.
Isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya bagi guru dan tenaga kependidikan, turut menjadi pembahasan. Netralitas ASN dalam setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan merupakan hal yang penting untuk dijaga. Selain itu, edukasi terkait dampak negatif politik uang juga disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan peserta didik.
Humas Bawaslu Jembrana