Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kolaborasi Berbasis Seni, Bawaslu Jembrana Konsolidasi Bersama Komunitas Kertas Budaya

Foto

Nanoq Da Kansas dan Ketua Bawaslu Jembrana Made Widiastra

Jembrana – Bawaslu Kabupaten Jembrana terus memperkuat pengawasan partisipatif dengan merangkul berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas seni dan budaya. Pada Selasa (17/3/2026), Ketua Bawaslu Jembrana, Made Widiastra, melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Komunitas Kertas Budaya bertempat di Jalan Udayana, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara.

Kedatangan jajaran Bawaslu Jembrana disambut langsung oleh Wayan Udiana, yang dikenal dengan nama Nanoq Da Kansas, selaku seniman senior di komunitas tersebut. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana silaturahmi dan diskusi santai terkait penguatan peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

Bawaslu Jembrana dan Komunitas Kertas Budaya diketahui telah lama menjalin kerja sama dan terlibat dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam mendorong pengawasan partisipatif berbasis pendekatan seni dan budaya. Kolaborasi ini dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam menyampaikan pesan-pesan demokrasi secara kreatif dan lebih dekat dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Jembrana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komunitas Kertas Budaya yang telah berpartisipasi aktif dalam pengawasan partisipatif pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Menurutnya, peran komunitas seni sangat strategis dalam membangun kesadaran publik melalui media budaya.

Sementara itu, pihak Komunitas Kertas Budaya menyambut baik kehadiran Bawaslu. Nanoq menyampaikan bahwa komunitasnya siap memberikan masukan, terutama menjelang tahapan pemilihan mendatang. Selain itu, pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk terus mendukung program-program Bawaslu dari sisi seni dan budaya.

Diskusi juga menyoroti peran pemuda dalam menjaga demokrasi melalui karya seni. Pendekatan kreatif dinilai efektif dalam menjangkau generasi muda sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Selain itu, Bawaslu Jembrana turut memaparkan sejumlah kegiatan pada masa non-tahapan atau pasca pemilu, seperti pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), uji petik data pemilih, sosialisasi kepada masyarakat, serta konsolidasi rutin yang dilaksanakan tiga kali dalam seminggu. Berbagai inovasi juga terus dikembangkan, di antaranya program “Ngabuburit Pengawasan” selama bulan Ramadan serta rencana kerja sama melalui nota kesepahaman dengan sekolah dan instansi terkait.
 

Humas Bawaslu Jembrana