Lompat ke isi utama

Berita

Pengawasan TPS hingga Edukasi Publik, Jadi Catatan Media untuk Pemilu Mendatang

Foto

Direktur Radio Swara Negara bersama Ketua Bawaslu Jembrana Made Widiastra

Jembrana - Ketua Bawaslu Jembrana, Made Widiastra, melaksanakan Konsolidasi Demokrasi bersama Ngakan Gede Anom Suastika, Direktur sekaligus Penanggung Jawab Radio Swara Negara yang juga wartawan Bali Post, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan pasca penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Jembrana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Pemilu dan Pilkada. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan in juga menjadi ruang dialog untuk menyerap masukan dan harapan dari berbagai pihak sebagai bahan evaluasi dan penguatan pengawasan kepemiluan ke depan.

Ngakan Gede Anom Suastika menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian menjelang Pemilu 2029 adalah potensi meningkatnya angka golongan putih (golput). Menurutnya, tingkat partisipasi masyarakat dapat dipengaruhi oleh kepercayaan publik terhadap proses politik sehingga perlu menjadi perhatian bersama seluruh pihak terkait.

Selain itu, ia menilai pengawasan yang telah dilaksanakan selama ini berjalan dengan baik, namun penguatan pengawasan di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta perluasan ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait potensi pelanggaran tetap perlu ditingkatkan.

Bawaslu Jembrana berharap kolaborasi dengan media dan berbagai stakeholder dapat terus terjalin guna mendukung pengawasan partisipatif, meningkatkan edukasi kepemiluan kepada masyarakat, serta memperkuat kualitas demokrasi dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang

Humas Bawaslu Jembrana