Lompat ke isi utama

Berita

Merawat Demokrasi Pasca Pemilu, Bawaslu Jembrana Perkuat Kolaborasi dengan MUI

FOTO

Ketua Bawaslu Jembrana Made Widiastra bersama MUI Kab. Jembrana 

Jembrana – Bawaslu Kabupaten Jembrana terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi. Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana, Made Widiastra, berdiskusi bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jembrana, Haji Tafsil, di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, Jumat (10/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk menghimpun masukan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif pada penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.

Dalam diskusi, Ketua MUI Kabupaten Jembrana menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di Kabupaten Jembrana secara umum berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Berbagai dinamika yang muncul selama proses demokrasi dinilai masih dalam batas yang wajar. Menurutnya, perbedaan pandangan terhadap hasil pemilu merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu disikapi melalui penyelenggaraan yang transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua MUI juga menekankan pentingnya pengawasan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Bawaslu diharapkan terus membuka ruang komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan masyarakat luas. Selain itu, edukasi mengenai pengawasan partisipatif perlu terus diperkuat agar masyarakat memahami bahwa menjaga kualitas pemilu merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Jembrana setelah tahapan Pemilu dan Pemilihan juga dinilai menjadi langkah positif dalam menjaga semangat demokrasi. Melalui diskusi, sosialisasi, dan pendidikan demokrasi, Bawaslu diharapkan terus mendorong meningkatnya literasi demokrasi serta budaya pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Diskusi tersebut juga menegaskan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga persatuan dan kerukunan pasca kontestasi politik. Melalui sinergi yang terus dibangun dengan berbagai elemen masyarakat, Bawaslu Kabupaten Jembrana berkomitmen memperkuat pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi yang berintegritas.
 

Humas Bawaslu Jembrana