Lompat ke isi utama

Berita

Menuju Layanan Informasi Lebih Responsif, Bawaslu Jembrana Angkat Tiga Isu Utama

Foto

Menuju Layanan Informasi Lebih Responsif, Bawaslu Jembrana Angkat Tiga Isu Utama
 


Jembrana - Komitmen meningkatkan keterbukaan informasi publik terus diperkuat Bawaslu Jembrana. Rabu (4/3/2026), Ketua Bawaslu Jembrana Made Widiastra bersama Koordinator Sekretariat I Gede Adi Putrayasa selaku atasan PPID dan jajaran staf mengikuti kegiatan review penyusunan Laporan Layanan Informasi Publik Kabupaten/Kota Tahun 2025 serta pembahasan Daftar Inventaris Masalah (DIM) layanan informasi publik Tahun 2026 secara daring yang diselenggarakan Bawaslu Bali.

Kegiatan ini menjadi forum evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas penyusunan laporan layanan informasi publik sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaannya di tingkat kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Jembrana menyampaikan sejumlah tantangan utama yang masih dihadapi dalam pelayanan PPID. Ketua Bawaslu Jembrana Made Widiastra menegaskan bahwa secara umum terdapat tiga aspek yang perlu mendapat perhatian, yakni sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta teknis pelayanan informasi.

“Kami berharap ada penguatan pada tiga aspek tersebut agar pelayanan informasi publik dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Selain itu, Bawaslu Jembrana juga mendorong adanya sistem penyimpanan dan pengelolaan data yang terintegrasi antar divisi. Integrasi data dinilai penting untuk mempercepat akses informasi sekaligus mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Jembrana berharap kualitas layanan informasi publik ke depan semakin transparan, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi kepemiluan.

Humas Bawaslu Jembrana